Cathay United Bank dan Indovina Bank Dorong Penguatan Daya Tahan Bisnis di Tengah Kondisi Dunia yang Tidak Menentu

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 4 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HANOI, Vietnam, 4 Agustus, 2026 /PRNewswire/ — Kantor Cabang Cathay United Bank di Ho Chi Minh City (CUBHCM) bersama Indovina Bank Ltd. (IVB) menggelar seminar CONNECT 2026 di Hanoi bertajuk "Unlocking Growth Through Resilience". Seminar ini dihadiri lebih dari 80 pemimpin perusahaan, direktur keuangan (CFO), profesional treasury, dan pakar industri untuk membahas prospek ekonomi global sekaligus bertukar pandangan mengenai strategi memperkuat daya tahan bisnis, mengelola risiko keuangan, dan menangkap peluang pertumbuhan di tengah kondisi ekonomi dunia yang tidak menentu.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

William Huang, Executive Vice President, CUB, mengatakan: "Sebagai bank regional dengan jaringan yang kuat di Asia, CUB tidak hanya menyediakan layanan keuangan yang komprehensif, namun juga menghadirkan solusi terintegrasi yang membantu pelaku usaha mengoptimalkan pengelolaan likuiditas, memperkuat manajemen risiko, serta memperluas bisnis lintasnegara dengan lebih percaya diri. Saat ini, daya tahan bisnis bukan lagi sekadar kemampuan mengelola risiko. Daya tahan bisnis telah menjadi faktor penting yang menentukan daya saing jangka panjang dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan."

Senada dengan itu,Keng Yang Lin, General Manager, CUBHCM, menambahkan, "Perusahaan yang mampu beradaptasi dengan cepat, mengelola risiko secara efektif, dan memanfaatkan modal secara optimal akan lebih siap menghadapi tantangan masa depan. Melalui seminar CONNECT 2026, kami ingin membekali pelaku usaha di Vietnam dengan wawasan, solusi keuangan, serta jaringan regional untuk mengubah ketidakpastian menjadi peluang dan membangun fondasi yang lebih kuat bagi pertumbuhan jangka panjang."

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai pihak penyelenggara bersama CUBHCM, Indovina Bank juga menekankan pentingnya membangun daya tahan bisnis dan memperkuat kolaborasi di tengah dinamika dunia usaha yang terus berubah. Menurut VJ Lu, General Director, IVB, daya tahan bisnis kini tidak lagi hanya berarti mengurangi risiko, melainkan juga membangun kemampuan untuk beradaptasi, berinovasi, dan memanfaatkan peluang baru. Melalui kemitraan dengan Cathay United Bank, IVB berharap dapat menghadirkan wawasan pasar dan strategi keuangan yang aplikatif untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Dalam seminar tersebut, Ryan Chan, Head, Financial Products APAC, (di luar Taiwan), bersama Jared Wang, Vice President, Wealth Management Department, membagikan pandangan mengenai pengelolaan kas perusahaan (corporate treasury) serta perkembangan pasar keuangan global. Keduanya menyoroti bagaimana inflasi yang masih tinggi, perubahan suku bunga, dan fluktuasi nilai tukar terus memengaruhi strategi pengelolaan keuangan perusahaan. Kondisi tersebut semakin menegaskan pentingnya pengelolaan kas dan manajemen risiko nilai tukar yang lebih kuat.

Para pembicara juga mengulas berbagai solusi, seperti lindung nilai (hedging) valuta asing, structured products, pembiayaan lintasnegara, serta sistem pengelolaan kas yang terintegrasi. Berbagai instrumen tersebut dapat membantu perusahaan mengelola risiko dengan lebih efektif, mengoptimalkan pemanfaatan modal, serta memperkuat daya tahan finansial. Selain itu, mereka membahas dampak tekanan inflasi yang masih berlangsung, tingginya harga komoditas, perubahan kebijakan bank sentral, serta risiko geopolitik terhadap pasar keuangan global. Karena itu, perusahaan harus memperkuat kerangka manajemen risiko sekaligus menjaga fleksibilitas keuangan agar lebih siap menghadapi ketidakpastian pasar.

Phạm Lưu Hưng, Chief Economist dan Head, Research, SSI Securities Corporation, memaparkan prospek perekonomian Vietnam. Menurutnya, peningkatan investasi infrastruktur pemerintah, kuatnya arus investasi asing langsung (FDI), serta keberlanjutan reformasi regulasi diperkirakan akan menopang pertumbuhan ekonomi Vietnam dalam jangka menengah hingga panjang. Di sisi lain, dunia usaha juga perlu meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan alokasi modal, serta memperkuat ketahanan organisasi dalam menghadapi volatilitas pasar dan ketidakpastian ekonomi global.

Sementara itu, Hiền Lê, Pre-sales Manager, TPIsoftware, memaparkan kerangka implementasi AI di lingkungan perusahaan melalui konsep "The Iron Triangle & Sustainable Roadmap". Menurutnya, penerapan AI kini tidak lagi semata-mata berorientasi pada teknologi, tetapi semakin berfokus pada penciptaan nilai tambah bagi bisnis. Perusahaan dapat mempercepat transformasi digital dengan memprioritaskan penerapan AI pada area yang memberikan dampak terbesar, seperti predictive maintenance, pemantauan cerdas, manajemen mutu, dan otomatisasi proses. Pendekatan tersebut diyakini mampu meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat.

Ke depan, CUB akan terus memanfaatkan jaringan regionalnya yang luas serta kapabilitas layanan perbankan korporasi yang komprehensif, mulai dari pengelolaan kas, solusi valuta asing, instrumen derivatif, pembiayaan perdagangan, pinjaman sindikasi, produk investasi, hingga layanan konsultasi treasury, guna membantu nasabah menghadapi dinamika dan ketidakpastian pasar.

Cathay United Bank and Indovina Bank (IVB) co-hosted the “2026 CONNECT: Unlocking Growth Through Resilience” seminar, bringing together industry leaders to discuss corporate resilience, risk management, and sustainable growth. Representatives from Cathay United Bank, Indovina Bank, and VietinBank Insurance pose for a group photo during the seminar. (Photo provided by Cathay United Bank)
Cathay United Bank and Indovina Bank (IVB) co-hosted the “2026 CONNECT: Unlocking Growth Through Resilience” seminar, bringing together industry leaders to discuss corporate resilience, risk management, and sustainable growth. Representatives from Cathay United Bank, Indovina Bank, and VietinBank Insurance pose for a group photo during the seminar. (Photo provided by Cathay United Bank)

 

Berita Terkait

Bidik Pasar “Aftermarket” Otomotif, ZF Aftermarket Gandeng MKN sebagai Distributor Tunggal TRW di Indonesia
NOL World Luncurkan Platform Pemesanan Akomodasi bagi Penggemar K-Pop yang Berkunjung ke Korea Selatan
China-ASEAN Alliance for Lifelong Learning Resmi Diluncurkan
AutoFlight Tampilkan Teknologi Mobilitas Udara Masa Depan di Games of the Future 2026 Kazakhstan
XTransfer Tercantum dalam Daftar “World’s Top Fintech Companies 2026” versi CNBC
Envision Energy Raih Kontrak Proyek PLTB dengan Lokasi di Dekat Pantai Berkapasitas 200 MW di Vietnam, Perkuat Pengembangan Sistem Energi Masa Depan di Asia Tenggara
CNS: Lulusan Vietnam Bangun Bisnis Lintasnegara di Guizhou Berbekal Pengalaman Studi di Tiongkok
Milken Institute Umumkan Asia Summit 2026, Dorong Kepemimpinan Cerdas di Era AI

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:37 WIB

Bidik Pasar “Aftermarket” Otomotif, ZF Aftermarket Gandeng MKN sebagai Distributor Tunggal TRW di Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:00 WIB

NOL World Luncurkan Platform Pemesanan Akomodasi bagi Penggemar K-Pop yang Berkunjung ke Korea Selatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 01:12 WIB

China-ASEAN Alliance for Lifelong Learning Resmi Diluncurkan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Cathay United Bank dan Indovina Bank Dorong Penguatan Daya Tahan Bisnis di Tengah Kondisi Dunia yang Tidak Menentu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:06 WIB

AutoFlight Tampilkan Teknologi Mobilitas Udara Masa Depan di Games of the Future 2026 Kazakhstan

Berita Terbaru

Pers Rilis

China-ASEAN Alliance for Lifelong Learning Resmi Diluncurkan

Selasa, 4 Agu 2026 - 01:12 WIB