New Asia Forum Bidik Investasi US$30 Miliar untuk “New Asia” Lewat Edisi Perdana di Bali

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 10 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berdasarkan Arahan Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

JAKARTA, Indonesia, 10 Oktober 2026 /PRNewswire/ — Platform global baru yang menarik investasi, menghimpun modal, dan menjalin kemitraan ekonomi akan diluncurkan pada 3–4 Desember di Bali, Indonesia. Dalam edisi perdananya, New Asia Forum menargetkan investasi sebesar US$30 miliar untuk "New Asia". Ajang ini akan mempertemukan modal jangka panjang dengan berbagai peluang yang turut membentuk arah perkembangan Asia dalam satu dekade mendatang.

Didukung Danantara Indonesia (lembaga pengelola kekayaan negara), serta diselenggarakan oleh Richard Attias & Associates, New Asia Forum hadir ingin menjadi gerbang global menuju "New Asia". Ajang ini akan mempertemukan modal jangka panjang dengan proyek, kemitraan, dan para pembuat kebijakan yang dapat menerjemahkan visi menjadi investasi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pusat gravitasi ekonomi dunia tengah bergeser. Perekonomian generasi baru tumbuh di Asia, ditandai dengan konektivitas yang semakin kuat, ambisi teknologi yang besar, orientasi investasi, serta kapasitas untuk membiayai pertumbuhannya sendiri. Asia Pasifik kini menyumbang hampir 60% pertumbuhan ekonomi global (IMF, 2025). Namun, aliran modal internasional jangka panjang ke Asia Pasifik masih jauh lebih kecil dibandingkan kontribusinya terhadap pertumbuhan global. Untuk itu, New Asia Forum hadir untuk mempersempit kesenjangan tersebut.

Berbeda dari konferensi biasa, New Asia Forum dirancang dengan mengutamakan kesiapan transaksi, penyaluran modal, dan realisasi proyek. Target investasi US$30 miliar akan dikejar melalui portofolio peluang investasi terpilih yang telah siap direalisasikan. Kepala negara, menteri, investor institusional negara, dan CEO perusahaan global akan melakukan proses uji tuntas hingga menghasilkan komitmen investasi yang ditandatangani di delapan sektor strategis:

  1. Sumber Daya Strategis dan Hilirisasi 2. Energi dan Ketenagalistrikan 3. Mobilitas dan Manufaktur Mutakhir 4. Infrastruktur Digital dan AI 5. Pangan dan Agribisnis 6. Perdagangan dan Konektivitas 7. Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 8. Pendidikan dan Sumber Daya Manusia

New Asia Forum akan memantau komitmen serta perkembangan investasi dari satu edisi ke edisi berikutnya untuk membangun platform berkelanjutan yang mengedepankan akuntabilitas, kemitraan, dan investasi.

Rosan Roeslani, Chief Executive Officer, Danantara Indonesia, dan Menteri Investasi Republik Indonesia, mengatakan, "New Asia Forum mempertemukan modal global jangka panjang dengan berbagai peluang yang tumbuh di Indonesia dan kawasan sekitarnya. Sebagai investor negara Indonesia sekaligus mitra pendiri Forum, Danantara Indonesia mengajak para mitra untuk menangkap peluang tersebut dan menciptakan nilai tambah jangka panjang. Di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia hadir di panggung global dengan keyakinan, ambisi, dan semangat kolaborasi."

"Selama beberapa dekade, Asia lebih banyak dipandang sebagai tujuan modal global. Pandangan tersebut kini mulai berubah," kata Richard Attias, Founder & Chairman, Richard Attias & Associates. "’New Asia’ tidak hanya menjadi tujuan modal. Kawasan ini juga semakin mampu menciptakan dan mengarahkan modal, serta menentukan aliran modal untuk menghasilkan dampak terbesar. Kita sedang memasuki salah satu siklus investasi yang paling penting, dan Asia berada di pusatnya."

Edisi perdana New Asia Forum akan digelar secara eksklusif melalui undangan, serta menghadirkan lebih dari 1.000 pemimpin, lebih dari 100 pembicara, serta lebih dari 40 sesi selama dua hari.

Berita Terkait

Chelsea FC Umumkan Kemitraan Global Terbaru dengan GAC
Festival Paus Ulsan Ke-30 Rayakan Hari Jadi Bersejarah, Angkat Transformasi Jangsaengpo Menjadi Destinasi Ekowisata Unggulan
UOB Asset Management Soroti Peluang Investasi di Tengah Perubahan Kebijakan Global
AIRA Factoring Catat Nilai Pembiayaan Rantai Pasok Digital Lebih dari THB 1 Miliar Berkat Dukungan NEC Thailand
FXT Raih Nominasi Resmi Finance Magnates Awards 2026 Kategori Broker of the Year, Most Innovative Broker, Most Trusted Broker, dan Best Overall Broker
ANTA Sports Rampungkan Akuisisi 29,06% Saham PUMA dan Jadi Pemegang Saham Terbesar
NCCN Menyoroti Kolaborasi untuk Meningkatkan Hasil Penanganan Kanker Global dalam Pertemuan di Amerika Utara dan Asia
Daya Listrik Jadi Tantangan Berikutnya untuk Infrastruktur AI: DIGITIMES Bahas Peralihan Menuju Pusat Data 800VDC

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Chelsea FC Umumkan Kemitraan Global Terbaru dengan GAC

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:49 WIB

New Asia Forum Bidik Investasi US$30 Miliar untuk “New Asia” Lewat Edisi Perdana di Bali

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Festival Paus Ulsan Ke-30 Rayakan Hari Jadi Bersejarah, Angkat Transformasi Jangsaengpo Menjadi Destinasi Ekowisata Unggulan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:47 WIB

UOB Asset Management Soroti Peluang Investasi di Tengah Perubahan Kebijakan Global

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:00 WIB

AIRA Factoring Catat Nilai Pembiayaan Rantai Pasok Digital Lebih dari THB 1 Miliar Berkat Dukungan NEC Thailand

Berita Terbaru

Pers Rilis

Chelsea FC Umumkan Kemitraan Global Terbaru dengan GAC

Sabtu, 10 Okt 2026 - 04:00 WIB