Tamsil Linrung: Seorang Sahabat, Orang Tua, dan Guru

Oleh: Yusuf Blegur

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haijateng.com | Tamsil Linrung telah melampaui batas-batas aktivis pejuang, politisi dan pengusaha. Dengan tradisi gerakan dakwah dan pendekatan akhlak yang humanis dan egaliter. Tamsil Linrung telah menjadi row model pemimpin dengan kemanusiaan, keadaban dan kenegaraan yang memang semakin langka dan susah ditemukan di republik ini.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Belum lama ini penulis berkesempatan ikut menuangkan guratan ekspresi dalam bentuk ‘speak up’ pada penerbitan buku Warisan Hikmah Tamsil Linrung: Islam untuk Kemanusiaan, Keadaban dan Kenegaraan, hasil besutan Nunu A Hamiwijaya. Rasanya, bukan sekadar pengakuan kemampuan untuk membuat sepatah dua patah kata. Seketika membatin, seorang Tamsil Linrung telah menunjukkan perhatian, kepedulian, dan empati yang dalam kepada seorang penulis yang notabene asal-asalan dan sejatinya miskin literasi yang juga bukan siapa-siapa, dari kalangan pinggiran, dan tanpa status sosial yang memadai.

Penulis pun terpacu semangat dan semakin termotivasi, ketika membaca dummy buku tersebut, setelah mengetahui keragaman pendidikan, struktur sosial dan pengabdian seorang Tamsil Linrung yang menggugah sekaligus menjadi inspirasi.

Penulis yang belum lama kenal dan dekat, merasakan langsung bagaimana Tamsil Linrung begitu hangat dan terbuka dalam interaksi dan bercengkerama dengan siapapun. Termasuk pertemuan dan perkenalan yang relatif singkat, penulis merasakan tak hanya berwibawa dan kharismatik, Tamsil Linrung juga peka dan ringan tangan terhadap kesulitan banyak orang. Kedermawanannya menjadi salah satu karakteristik yang menonjol sekaligus menguatkan kesolehan sosialnya.

Perlakuan Tamsil Linrung, mengingatkan kenangan pada Taufiq Kiemas (alm) suami Megawati Soekarno Putri, yang banyak mengarahkan, membimbing dan mendukung penulis secara sosial, politik dan ekonomi. Taufiq Kiemas dan Tamsil Linrung, keduanya memiliki kemiripan, merupakan figur pemimpin kebangsaan yang moderat, egaliter dan humanis. Negara bangsa ini selayaknya memiliki pemimpin bercorak mental dan jiwa seperti keduanya. Satu hal yang istimewa dan membanggakan, baik Taufiq Kiemas dan Tamsil Linrung sama-sama konsern pada dunia pendidikan, termasuk membantu beasiswa para pelajar, aktifis dan pegiat sosial serta entitas marginal lainnya.

Tamsil Linrung, tidak hanya menjadi seorang pemimpin yang matang dan malang melintang dalam panggung politik nasional. Tidak hanya mumpuni di dunia usaha dan sebagai politisi. Tamsil Linrung juga tak kalah hebatnya dalam dunia dakwah. Mantan Ketua HMI MPO itu juga menjadikan politik sebagai gerakan syiar dengan mengedepankan prinsip-prinsip akhlakul karimah. Dengan spirit religi yang kuat ditunjang dengan pengalaman di legislatif dan senator serta mengelola dunia usaha dan pendidikan, membuat Tamsil Linrung menjadi figur pemimpin kebangsaan dan keagamaan yang kuat di masa mendatang. Terlebih kekinian, saat negara dan bangsa ini terus terdegradasi dan larut dalam krisis multidimensi.

Lewat semua kiprahnya, Tamsil Linrung memang nyata sebagai pemimpin yang memanusiakan manusia. Juga tak kalah pentingnya, dengan keteladanannya Tamsil Linrung menjadi sedikit dan langka dari seorang pemimpin yang mampu menghidupkan keagamaan dalam kebangsaan dan kebangsaan dalam keagamaan.

Selamat atas terbitnya buku Warisan Hikmah Tamsil Linrung: Islam untuk Kemanusiaan, Keadaban, dan Kenegaraan. Terimakasih juga yang dengan kebersihan jiwa dan ketulusan, tak segan dan tak sungkan memberikan tempat yang layak dan terhormat bagi siapapun orang jelata dan tak berpunya, termasuk penulis.

Tamsil Linrung satu ungkapan yang pantas untuk menyebutnya, maa syaa Allah, barakallah. Tetap semangat berjuang dan Istiqomah, karena sesungguhnya Tamsil Linrung itu seorang sahabat, orang tua dan guru bagi bukan saja penulis, tapi bagi semua anak bangsa.

Bekasi Kota Patriot.
5 Dzulqaidah 1447 H/23 April 2026.

Berita Terkait

Indonesia for Palestine Movement: Gerakan Moral dan Kemanusiaan untuk Kemerdekaan Palestina
Biaya Haji 2026 Turun, Pemerintah Pastikan Dana Nilai Manfaat Aman
Empat Pulau Diputus Sumut, Aceh Melawan dengan Sejarah
Unggah Meme Bergambar Presiden Prabowo Subianto di Media Sosial X, Polisi Tangkap Perempuan SSS
Presiden Prabowo Subianto Dukung Usulan Aktivis Buruh Muda Marsinah Jadi Pahlawan Nasional
Belum Dibawa ke Jakarta, Mobil Bermerek Mercedes-Benz Milik Ridwan Kamil yang Disita KPK
Pertama Kali dalam Sejarah, 961 Kepala Daerah Berbaris Rapi untuk Dilantik Serentak oleh Prabowo Subianto
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Ketua Komisi DPRD Jateng Alwin Basri, Akhirnya Ditahan KPK

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 12:48 WIB

Tamsil Linrung: Seorang Sahabat, Orang Tua, dan Guru

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:27 WIB

Indonesia for Palestine Movement: Gerakan Moral dan Kemanusiaan untuk Kemerdekaan Palestina

Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:47 WIB

Biaya Haji 2026 Turun, Pemerintah Pastikan Dana Nilai Manfaat Aman

Selasa, 17 Juni 2025 - 08:17 WIB

Empat Pulau Diputus Sumut, Aceh Melawan dengan Sejarah

Jumat, 9 Mei 2025 - 15:46 WIB

Unggah Meme Bergambar Presiden Prabowo Subianto di Media Sosial X, Polisi Tangkap Perempuan SSS

Berita Terbaru

Nasional

Tamsil Linrung: Seorang Sahabat, Orang Tua, dan Guru

Jumat, 24 Apr 2026 - 12:48 WIB