HALLOUP.COM – Temuan survei Polmatrix Indonesia menunjukkan elektabilitas tiga partai politk terbesar.
Yaitu PDI Perjuangan yang sebesar 16,0 persen, Partai Gerindra mencapai 15,1 persen, dan Golkar diperingkat ketiga sebesar 8,8 persen
Hal itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu 2033.
PDI Perjuangan telah mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon Presiden 2024, begitu jugap Partai Gerindra pengusung Prabowo Subianto.
Baca Juga:
Pembangunan Wisata Air Kali Kesek Kendal dan Pembangunan Jalan Tol Batang – Semarang Didukung APBN
Golkar yang memimpin Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tengah merapat ke poros Gerindra dan PKB yang tergabung dalam koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR).
Baca artikel menarik lainnya di sini: Gibran Rakabuming Ungkap Alasan 15 Kelompok Relawan Jokowi – Gibran Dukung Prabowo Subianto
Elektabilitas Golkar bertengger pada peringkat ketiga sebesar 8,8 persen, sedangkan PKB 7,7 persen.
Sejumlah partai lainnya menyatakan keinginan bergabung dalam koalisi besar, di antaranya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebesar 5,8 persen.
Baca Juga:
NasDem yang mengusung Anies Baswedan, kata Dendik, masih jauh di bawah dengan elektabilitas hanya sebesar 3,1 persen.
Ada dua partai oposisi yang tergabung dalam Koalisi Perubahan, yaitu Partai Demokrat (8,2 persen) dan PKS (4,5 persen).
Partai-partai lainnya berada di bawah NasDem, di antaranya dua partai anggota KIB, yaitu PPP (2,7 persen) dan PAN (2,0 persen).
PPP telah memutuskan bergabung dengan PDIP untuk mengusung Ganjar, sedangkan PAN masih menunggu pembahasan di internal partai.
Baca Juga:
Soal Penahanan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Suami, KPK Isyaratkan Pekan Ini
Sambut Bahagia Makan Bergizi Gratis, Warga Distrik Homeyo Papua Tengah:Terima Kasih Bapak Prabowo
Berikutnya ada Perindo (1,5 persen), Gelora (1,3 persen), dan Ummat (1,0 persen). Lalu PBB (0,7 persen), Hanura (0,4 persen), dan PKN (0,1 persen).
Survei Polmatrix Indonesia dilakukan pada tanggal 5—12 Mei 2023 terhadap 2.000 responden mewakili 34 provinsi.
Metode survei adalah multistage random sampling (acak bertingkat) dengan margin of error survei sebesar kurang lebih 2,2 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.***