Pemkab Cilacap Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, 2 Desa Terdampak Kekeringan

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 10 Juni 2024 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan dari Pemerintah Kabupaten Cilacap mendistribusikan air bersih di wilayah terdampak kekeringan, di Kabupaten Cilacap, Minggu (9/6/2024). Dok. BPBD Kab. Cilacap.

Tim gabungan dari Pemerintah Kabupaten Cilacap mendistribusikan air bersih di wilayah terdampak kekeringan, di Kabupaten Cilacap, Minggu (9/6/2024). Dok. BPBD Kab. Cilacap.

HAIJATENG.COM – Dua desa dari dua kecamatan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dilanda kekeringan, sejak Sabtu (8/6/2024) sore.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Kekeringan tersebut terjadi karena dipicu oleh tidak adanya hujan yang turun beberapa hari terakhir ditambah mulai masuknya musim kemarau di wilayah setempat.

Berdasarkan laporan yang diterima oleh BNPB, pada Minggu (9/6/2024), sebanyak 158 kepala keluarga (KK) atau 627 jiwa terdampak kekeringan sehingga warga kesulitan mengakses air bersih.

Dua desa di dua kecamatan yang terdampak itu meliputi Desa Ujungmanik di Kecamatan Kawunganten dan Desa Rawajaya di Kecamatan Bantarsari.

Hingga siaran pers ini diterbitkan, BPBD Kabupaten Cilacap masih berupaya melakukan pendataan dan monitoring wilayah terdampak.

Selain itu, penanganan darurat juga dilakukan dengan mendistribusikan air bersih kepada warga sebagai upaya respon cepat.

Adapun air bersih yang didistribusikan sebanyak masing-masing 1 tangki atau 5.000 liter baik di Desa Ujungmanik maupun Desa Rawajaya.

Berdasarkan pemantauan visual tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Cilacap, terjadi hujan.

Sejumlah sumur warga pun pada Minggu sore mulai terisi kembali setelah hujan turun di sebagian wilayah yang ada.

Diharapkan hal tersebut dapat meminimalisir dampak krisis air bersih yang terjadi.

BPBD setempat juga tidak henti memberikan imbauan kepada warga untuk menggunakan air bersih secara efisien dan seperlunya.

Sebelumnya, pemerintah daerah setempat telah menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan di Kabupaten Cilacap sejak 22 Mei hingga 22 November 2024.

Surat yang diterbitkan oleh Bupati Cilacap tersebut merupakan upaya kesiapsiagaan yang dilakukan guna merespon dampak kekeringan di awal musim kemarau yang mulai terjadi.****

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnisidn.com dan Mediaemiten.com

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Apakabarnews.com dan Cantik24jam.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

 

Berita Terkait

Beredar di Boyolali Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan, KPK Langsung Beri Penjelasan Resmi
Kecelakaan Beruntun Terjadi di Jalur dari Arah Jakarta Menuju Semarang di Jalan Tol Semarang – Batang
Gerakan Muslim Jateng Ungkap Sejumlah Alasan Dukung Sudaryono untuk Maju Jadi Calon Gubernur
Datangi Langsung Lokasi Bledug Kramesan, Polres Grobogan Beri Penjelasan Soal Kemunculan Gunung Berapi
Merupakan Salah Satu Jalur Utama Mudik, Hingga Saat Ini Jalur Pantura Demak – Kudus Belum Bisa Dilalui
Wilayah Terdampak Banjir Berkurang dan Jumlah Pengungsi Jadi 9.130 Jiwa, Penanganan Banjir Demak
Potensi Cuaca Berawan Tebal Diprakirakan Terjadi di Kota Semarang, Berikut Ini Prakiraan Cuaca BMKG
Sebanyak 24.286 Jiwa Terdampak Banjir, Cuaca Ekstrem Melanda 24 Desa di Kabupaten Kendal
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 2 Mei 2024 - 11:06 WIB

Beredar di Boyolali Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan, KPK Langsung Beri Penjelasan Resmi

Senin, 8 April 2024 - 10:19 WIB

Kecelakaan Beruntun Terjadi di Jalur dari Arah Jakarta Menuju Semarang di Jalan Tol Semarang – Batang

Rabu, 27 Maret 2024 - 16:04 WIB

Gerakan Muslim Jateng Ungkap Sejumlah Alasan Dukung Sudaryono untuk Maju Jadi Calon Gubernur

Rabu, 27 Maret 2024 - 15:11 WIB

Datangi Langsung Lokasi Bledug Kramesan, Polres Grobogan Beri Penjelasan Soal Kemunculan Gunung Berapi

Rabu, 27 Maret 2024 - 13:13 WIB

Merupakan Salah Satu Jalur Utama Mudik, Hingga Saat Ini Jalur Pantura Demak – Kudus Belum Bisa Dilalui

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:56 WIB

Wilayah Terdampak Banjir Berkurang dan Jumlah Pengungsi Jadi 9.130 Jiwa, Penanganan Banjir Demak

Rabu, 20 Maret 2024 - 09:31 WIB

Potensi Cuaca Berawan Tebal Diprakirakan Terjadi di Kota Semarang, Berikut Ini Prakiraan Cuaca BMKG

Selasa, 19 Maret 2024 - 16:33 WIB

Sebanyak 24.286 Jiwa Terdampak Banjir, Cuaca Ekstrem Melanda 24 Desa di Kabupaten Kendal

Berita Terbaru