Tertimpa Longsor di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 19 Desember 2023 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pemotor meninggal dunia akibat tertimpa longsor di Koto Laweh, Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. (Dok. BPBD Kabupaten Tanah Datar)

Seorang pemotor meninggal dunia akibat tertimpa longsor di Koto Laweh, Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. (Dok. BPBD Kabupaten Tanah Datar)

HAIJATENG.COM – Seorang pemotor meninggal dunia akibat tertimpa longsor di Koto Laweh, Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat pada Senin 18 Desember 2023 pukul 09.00 WIB.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Kejadian longsor yang mengakibatkan korban jiwa ini merupakan longsor susulan setelah sebelumnya pada pukul 07.00 WIB terjadi longsor pertama.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tanah Datar Doni menjelaskan kronologi longsor.

Diawali dengan turunnya hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Tanah Datar sejak Minggu 12 Desember 2023 sore hingga Senin 18 Desember 2023 sore.

Hujan mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan longsor dari tebing di pinggir jalan nasional penghubung Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam.

Baca artikel lainnya di sini : Banjir Surut, BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat Imbau Warga Antisipasi Banjir Susulan

Saat tim gabungan dan masyarakat setepat melakukan gotong royong pembersihan longsor, terjadi longsor susulan.

Hal ini menyebabkan seorang pemotor yang sedang menepi tertimbun longsor.

“Jadi waktu tim gabungan bersama masyarakat sedang melakukan pembersihan, tiba-tiba terjadi longor lagi di titik berbeda, sekitar 20 meter dari lokasi longsor pertama.”

Lihat juga konten video, di sini: Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas Guguran 2.000 Meter, Hujan Abu Terjadi di Boyolali dan Magelang

“Longsoran kedua ini yang mengakibatkan korban jiwa”, terang Doni.

Laporan terkini oleh BPBD Kabupaten Tanah Datar, pada Selasa (19/12/2023) area longsor di Nagari Tanjung Alam telah selesai dibersihkan.

Upaya pembersihan berlangsung cepat dengan bantuan alat berat dari pemerintah provinsi Sumatra Barat dan Dinas Kebakaran Kabupaten Tanah Datar.

Kawasan Rawan Longsor

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Selain kejadian longsor di jalan nasional Tanah Datar-Agam, pada Senin (18/12/2023) juga terjadi longsor di Jorong Mawar I dan II, Kenagarian Lubuk Jantan, Kecematan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar.

Beberapa titik jalan terdampak longsor antara lain di Sangkak Rayo, Ayia Dingin, Lokuak Alai, Kandang Lamo, Ateh Dangau Lakuak,dan Kosiak.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Longsor juga menimpa pemukiman warga dan mengakibatkan empat rumah warga rusak berat dan satu rumah warga rusak ringan.

Adapun rumah warga dengan kondisi rusak berat adalah milik Yunardi dan Tiadi di Tungango Mawar I, Erison dan Sahurman di Jungkang Mawar II, dan rumah dengan kondisi rusak sedang milik Ramilis.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

BPBD Kabupaten Tanah Datar mengimbau masyarakat untuk selalu waspada akan adanya kejadian lonsor serupa. Doni mengatakan 14 kecamatan di kabupaten Tanah Datar memiliki titik-titik rawan longsor.

“Wilayah Tanah Datar ini banyak tebingnya, baik di jalan maupun di wilayah pemukiman warga. Kami himbau warga untuk selalu waspada apalagi jika turun hujan cukup lama”, terang Doni.

Lebih lanjut Doni menjelaskan wilayah yang memiliki potensi longsor tinggi antara lain Kecamatan Lintau Buo, Lintau Buo Utara, Tanjung Baru, Salimpaung, Sungai Tarab, Rambatan, Batipuh, Batipuh Selatan, Kali Koto.

“BPBD telah memasang plang dan rambu-rambu rawan longsor di beberapa titik rawan longsor. Kami harap warga peduli dengan rambu tersebut” pungkas Doni.

Merespon hal tersebut, BNPB mengimbau kepada pemangku kebijakan di daerah dan masyarakat untuk melakukan mitigasi antara lain dengan melakukan penanaman tanaman.

Dengan sistem perakaran yang dalam untuk mengikat tanah, membuat tanggul penahan longsor dan berhati-hati saat melintasi wilayah yang rawan longsor.***

Berita Terkait

Prabowo Subianto Saat Tiba di Yordania, Disambut oleh Sejumlah Pejabat Tinggi dan Jajar Kehormatan
Kuasa Hukum Tanggapi Penyitaan Ponsel dan Buku Harian Hasto Kristiyanto, Kasus Buronan Harun Masiku
KTT Terkait Masalah Gaza di Yordania, Prabowo Subianto Ditugaskan Presiden Jokowi untuk Hadir
Subagyo HS Sebut Kualitas Mas Bowo Sudah Teruji, Prabowo Subianto Dapat Ucapan Selamat dari Seniornya
14 WNI Ditangkap Polisi Hongkong, Diduga Korban Sindikat Pencucian Uang Modus Buka Rekening Online
KPK Hadirkan Anak, Istri, hingga Cucu Mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo Sebagai Saksi Sidang Hari Ini
BNSP Teken Perjanjian Swakelola PSKK dengan 200 LSP di Surabaya: Langkah Strategis untuk SDM Berkualitas
KPK Berhasil Amankan Beberapa Bukti Dokumen Terkait Kasus SYL Saat Geledah Rumah Adiknya di Makassar
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 2 Mei 2024 - 11:06 WIB

Beredar di Boyolali Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan, KPK Langsung Beri Penjelasan Resmi

Senin, 8 April 2024 - 10:19 WIB

Kecelakaan Beruntun Terjadi di Jalur dari Arah Jakarta Menuju Semarang di Jalan Tol Semarang – Batang

Rabu, 27 Maret 2024 - 16:04 WIB

Gerakan Muslim Jateng Ungkap Sejumlah Alasan Dukung Sudaryono untuk Maju Jadi Calon Gubernur

Rabu, 27 Maret 2024 - 15:11 WIB

Datangi Langsung Lokasi Bledug Kramesan, Polres Grobogan Beri Penjelasan Soal Kemunculan Gunung Berapi

Rabu, 27 Maret 2024 - 13:13 WIB

Merupakan Salah Satu Jalur Utama Mudik, Hingga Saat Ini Jalur Pantura Demak – Kudus Belum Bisa Dilalui

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:56 WIB

Wilayah Terdampak Banjir Berkurang dan Jumlah Pengungsi Jadi 9.130 Jiwa, Penanganan Banjir Demak

Rabu, 20 Maret 2024 - 09:31 WIB

Potensi Cuaca Berawan Tebal Diprakirakan Terjadi di Kota Semarang, Berikut Ini Prakiraan Cuaca BMKG

Selasa, 19 Maret 2024 - 16:33 WIB

Sebanyak 24.286 Jiwa Terdampak Banjir, Cuaca Ekstrem Melanda 24 Desa di Kabupaten Kendal

Berita Terbaru