3 Saham PER Terendah di Makmur, Aplikasi Saham yang Berizin OJK

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hai Jateng | Rasio harga terhadap laba atau PER adalah salah satu ukuran paling populer untuk mencari saham murah. Semakin rendah PER, semakin sedikit rupiah yang Anda bayar untuk setiap rupiah laba perusahaan. Di antara emiten yang banyak dipantau investor ritel, saham KRAS memegang PER terendah dengan angka yang nyaris tidak masuk akal.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Dalam memilih saham dengan valuasi menarik, rasio Price to Earnings (PER) menjadi indikator utama yang sering digunakan. Indikator ini digunakan untuk mengidentifikasi emiten yang dinilai murah oleh pasar.

PER rendah bisa mengindikasikan saham murah atau laba puncak siklus, sehingga perlu dikonfirmasi dengan P/B dan ROE. Ketiga emiten di atas memiliki P/B di bawah 0,5, memperkuat sinyal valuasi yang murah. Pastikan juga konsistensi laba melalui data EPS di aplikasi Makmur agar PER rendah tersebut bukan sekadar anomali satu kali.

3 Saham dengan PER Terendah

Berikut adalah tiga emiten yang memiliki PER positif terendah berdasarkan data per 2 September 2026, yang dirangkum untuk membantu Anda menemukan peluang investasi dengan harga yang lebih terjangkau. Tiga saham berikut diurutkan berdasarkan PER positif terendah menurut laporan emiten per 2 September 2026 di Makmur aplikasi saham terbaik versi Infovesta. Anda bisa memeriksa rasio lengkap tiap emiten langsung dari aplikasi sebelum membeli.

1. KRAS

Krakatau Steel atau KRAS memimpin dengan PER 0,64. Angka ini muncul karena laba per saham yang sangat besar, yaitu Rp380,68, relatif terhadap kapitalisasi pasarnya sekitar Rp4,68 triliun. Rasio P/B 0,39 dan P/S 0,24 memperkuat gambaran bahwa saham ini diperdagangkan jauh di bawah nilai buku dan pendapatannya.

Dari sisi pergerakan harga, KRAS naik 19,15% pada Juli, 5,36% pada Agustus, dan 2,54% pada awal September 2026. Tiga bulan berturut-turut di zona hijau memberi return majemuk sekitar 10,3% untuk periode Juni sampai Agustus. Investor nilai yang menyukai saham industri dasar dengan valuasi sangat rendah bisa menempatkan KRAS di urutan pertama, sementara emiten media berikut ini menawarkan gambaran valuasi yang tak kalah menarik.

2. BMTR

Global Mediacom atau BMTR berada di posisi kedua dengan PER 3,07. Emiten media ini juga memegang P/B terendah di antara saham yang dipantau, yaitu 0,12, disertai P/S 0,21. Laba per saham tercatat Rp37,48, sementara DER hanya 0,42%.

Pada April 2026, BMTR sempat melonjak 32,28%, dan pada Juli kembali naik 6,31%. Awal September juga positif 1,77%. Dengan kapitalisasi pasar Rp1,91 triliun dan volume harian 76,64 juta lembar, BMTR cukup likuid untuk saham lapis bawah. Investor yang mencari saham media dengan valuasi paling murah bisa mempertimbangkannya, sebelum melihat satu nama dari sektor perbankan yang melengkapi daftar ini.

3. BBTN

Bank Tabungan Negara atau BBTN melengkapi daftar dengan PER 4,06, terendah di antara bank yang dipantau. EPS Rp302,07 dan ROE 12,79% menunjukkan bank ini menghasilkan laba yang solid relatif terhadap harganya. P/B 0,45 berarti sahamnya diperdagangkan kurang dari separuh nilai buku.

BBTN membukukan kenaikan 10,45% pada Juli dan 2,06% pada Agustus 2026, dan secara year to date masih positif. Marjin bunga bersih 13,05% menopang laba bank spesialis kredit perumahan ini. Kapitalisasi pasar Rp17,02 triliun menjadikannya pilihan bank Himbara dengan valuasi paling ringan.

Mana yang Paling Sesuai dengan Tujuan Investasi Anda?

Selain valuasi, ketiga emiten sama-sama menghijau pada Juli 2026. KRAS naik 19,15%, BBTN 10,45%, dan BMTR 6,31%. Kenaikan serentak ini menunjukkan bahwa pasar mulai kembali melirik saham dengan PER rendah setelah paruh pertama tahun yang lebih condong ke saham pertumbuhan. Bagi investor nilai, momentum seperti ini penting karena saham murah bisa bertahan lama di harga rendah bila tidak ada katalis. Kenaikan Juli, yang berlanjut ke Agustus untuk KRAS dan BBTN, memberi sinyal bahwa katalis tersebut mulai hadir.

Untuk investor nilai dengan profil moderat, BBTN bisa menjadi inti dengan porsi terbesar karena statusnya sebagai bank Himbara dan ROE dua digit. KRAS dan BMTR cocok sebagai pelengkap dengan porsi lebih kecil, mengingat kapitalisasinya yang lebih rendah.

Investor yang lebih agresif dapat menaikkan porsi KRAS karena momentum tiga bulan berturut-turut positif dan PER yang paling ekstrem. Evaluasi tiap kuartal dengan memantau EPS dan P/B di Makmur.

Investasi Saham Lebih Tenang Bersama Makmur

Beli saham KRAS, BMTR, dan BBTN sekarang di Makmur, aplikasi saham terbaik, terpercaya, aman, dan berizin OJK untuk investasi Anda.

Makmur didirikan oleh para pakar teknologi dan finansial dari Silicon Valley dan Wall Street. Teknologi analisis berbasis data yang dikembangkan membantu Anda menyaring saham murah berkualitas untuk membangun kekayaan jangka panjang.

Lebih dari 1 juta pengguna mempercayai Makmur dengan rating 4.8. Platform ini meraih Most Trusted Financial Brands Awards 2026 dari Investortrust dan InfoVesta untuk kategori Agen Penjual Efek Reksa Dana Online, serta tersertifikasi ISO 27001 sehingga data Anda tetap aman.

Berita Terkait

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 20:49 WIB

3 Saham PER Terendah di Makmur, Aplikasi Saham yang Berizin OJK

Kamis, 3 September 2026 - 07:42 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Berita Terbaru