NPCI International tandatangani perjanjian dengan Payments Network Malaysia agar UPI dan DuitNow diterima di India dan Malaysia

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 17 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

logo

logo

MUMBAI, India, 17 Februari 2026 /PRNewswire/ — NPCI International Payments Limited (NIPL) adalah cabang National Payments Corporation of India (NPCI) di luar negeri. NIPL menandatangani perjanjian dengan Payments Network Malaysia Sdn Bhd (PayNet) – jaringan pembayaran nasional di Malaysia, untuk memungkinkan pembayaran QR kepada penjual di India dan Malaysia.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Peluncuran inisiatif ini akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama, wisatawan India yang berkunjung ke Malaysia akan dapat menggunakan aplikasi UPI untuk melakukan pembayaran antar negara kepada penjual di lokasi yang menerima QR DuitNow. DuitNow QR adalah standar QR nasional di Malaysia yang dioperasikan oleh PayNet. Tahap selanjutnya, wisatawan Malaysia di India dapat memindai kode QR UPI untuk membayar kepada penjual melalui aplikasi DuitNow.

Dengan integrasi ini, wisatawan India bisa bertransaksi dengan jutaan penjual yang menerima DuitNow QR di Malaysia, termasuk restoran, toko ritel, tempat wisata, dan berbagai tempat usaha lainnya. Turis Malaysia di India bisa membayar dengan menggunakan UPI QR di jutaan tempat usaha di India.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata Ritesh Shukla, MD & CEO NPCI International, "Di bawah bimbingan Pemerintah India dan Reserve Bank of India, kami ingin memperluas jangkauan global UPI dengan membangun ekosistem pembayaran di waktu nyata dan yang dapat dioperasikan bersama dengan berbagai jaringan pembayaran terkemuka di seluruh dunia. Kemitraan kami dengan PayNet adalah langkah penting untuk memungkinkan kelancaran pembayaran QR di India dan Malaysia, sehingga wisatawan dapat melakukan pembayaran seperti biasanya dengan aman dan mudah. Kerja sama ini semakin meneguhkan komitmen kami untuk memudahkan pembayaran antar negara sekaligus memperkuat konektivitas digital dan perekonomian antara kedua negara."

Kata Praveen Rajan, CEO PayNet, "Perjanjian ini menunjukkan bahwa infrastruktur pembayaran nasional dapat mendukung pembayaran antar negara dalam skala besar. Setelah aktif, hubungan antara DuitNow QR Malaysia dan UPI India akan memperkuat konektivitas pembayaran bagi wisatawan, pedagang, bank, dan ekosistem layanan keuangan yang lebih luas. Dalam rangka Visit Malaysia 2026 dan meningkatnya perjalanan antar kedua negara, kerja sama ini membantu mendorong perdagangan dan aktivitas ekonomi yang lebih luas antara Malaysia dan India."

Kerja sama antara NPCI International dan PayNet Malaysia memperkuat hubungan pembayaran antara India dan Malaysia dengan mewujudkan infrastruktur pembayaran QR yang dapat dioperasikan yang mendukung pembayaran pada pedagang dengan aman, efisien, dan lancar bagi wisatawan di kedua negara.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://www.nipl.com/.

Logo: https://mma.prnasia.com/media2/2902967/NIPL_Aways_Forward_Logo.jpg?p=medium600 

 

Berita Terkait

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026
Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang
Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama
Southeast Asia Blockchain Week Kembali ke Bangkok untuk Edisi Ketiga
Dahua Technology Luncurkan WizColor 2.0, Tingkatkan Solusi Pemantauan Berwarna di Kondisi Minim Cahaya
Risen Energy Raih Pesanan Modul HJT 1,2 GW dari China Huaneng Group, Semakin Memperkuat Posisinya sebagai Pemimpin Industri
Fortune perluas kepemimpinan di Asia dengan Direktur Editorial dan Kepala Brand Studio baru
Laporan GSMA Mendesak Jepang Agar Berani Mengubah Keunggulan Teknis Menjadi Kepemimpinan Digital Global

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 09:26 WIB

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 09:01 WIB

Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang

Kamis, 16 April 2026 - 02:30 WIB

Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama

Kamis, 16 April 2026 - 01:00 WIB

Southeast Asia Blockchain Week Kembali ke Bangkok untuk Edisi Ketiga

Kamis, 16 April 2026 - 00:21 WIB

Dahua Technology Luncurkan WizColor 2.0, Tingkatkan Solusi Pemantauan Berwarna di Kondisi Minim Cahaya

Berita Terbaru